Artist

September 27, 2017

Ingin Menciptakan Karya Seni Dengan Cara Yang Berbeda? Mungkin 5 artis ini bisa menjadi inspirasi-mu!

Tags: , , ,

Cover image: http://momentumindiana.org/wp-content/uploads/2016/12/dare2B.jpg

Bila kamu termasuk orang yang suka berkarya dan menciptakan sesuatu menggunakan fotografi atau melukis, kamu perlu pertimbangkan sisi keunikan dan kekuatan dari karyamu itu. Apakah karya-karyamu memiliki sesuatu yang tidak dimiliki orang lain?

Terkadang karya yang sama bila diciptakan dengan teknik yang berbeda akan menciptakan karya baru yang unik lho. Yuk asah otak kalian dan gunakan kreatifitasmu untuk menciptakan karya yang unik dan menonjol dengan belajar dari artis-artis berikut ini. 5 seniman Indonesia ini memiliki keunikan dalam berkarya yang dapat memunculkan karakter mereka masing-masing. Seperti apa dan siapa saja mereka? Yuk kita intip :

  1. Nady Azhry

Laki-laki yang lahir di Bandung pada tahun 1983 ini adalah seorang seniman visual. Ia tumbuh dewasa menyadari bahwa ia lebih suka belajar melalui permainan. Atas cintanya akan hal-hal visual, dia memutuskan untuk belajar di jurusan desain komunikasi visual. Sejak tahun 2002, ia memulai karirnya sendiri sebagai art director sambil membuat karya seninya sendiri dan masih menjajaki media lain sampai sekarang. Salah satu keunikan yang dia miliki adalah Nady membuat karya-karya melalui sebuah gadget kecil yaitu Iphone. Karya-karyanya berasal dari keisengan tangan dan pikirannya. Melalui sebuah alat kecil dia mampu menghasilkan suatu karya seni yang luar biasa.

Destruction 1 by Spasium feat. Nady Azhry

 

  1. John Martono

John Martono menciptakan campuran lukisan yang unik dengan sulaman tangan. Karya-karyanya dapat membuka sebuah perspektif baru dalam seni rupa kontemporer dunia. Menggunakan sutra sebagai media pilihan untuk melukis telah menjadi ciri khas ekspresi diri John Martono. Terkenal sebagai perancang tekstil, karyanya sangat terkait dengan ilmu dan teknik tekstil. Dengan pengalamannya sebagai dosen tekstil di Institut Teknologi Bandung, dia mengabdikan dirinya untuk tekstil dan dikenal sebagai Kapten John oleh murid-muridnya. Melalui teknik yang unik dan berbeda, John mampu menciptakan ciri khas dari dirinya.

Happiness by Spasium feat. John Martono

 

  1. Marcilea Adinda

Marcilea Adinda, seorang desainer grafis yang berbasis di Jakarta, Indonesia. Dia suka bersenang-senang dengan gambar dan foto apapun, berdasarkan kutipan yang menyatakan, “sebuah gambar bernilai seribu kata“. Karya-karyanya disampaikan sebagai “gambar konseptual mimpi“. Baginya, sebuah gambar bisa berisi pesan yang kuat dan memberikan dampak emosi yang serius. Bila tidak ada yang bisa melihat mimpimu, kenapa kita tidak membuat sepotong mimpi dalam sebuah gambar untuk ditunjukkan kepada mereka? Marcilea memiliki ketertarikan pada warna. Dia suka menerapkan warna yang jelas pada karya-karyanya, komposisi minimalisme dan konsep surealisisme. Berbekal dari mimpi Marcilea Adinda menciptakan karya-karyanya dan mengabadikannya dalam sebuah artwork.

Candy Land Runner by Spasium feat. Marcilea Adinda

 

  1. Romo Jack

Romo Jack, alias Ponypork, adalah seorang seniman visual Indonesia dan pekerja kreatif. Laki-laki yang lahir sejak tahun 1993 ini memiliki kreatifitas yang bagus. Dia adalah seorang fotografer kreatif yang menciptakan keajaiban sendiri melalui fotografi. Dia percaya bahwa ada sesuatu yang indah dalam segala hal yang kita lakukan. Dengan konsep ini, dia sekarang terkenal dengan karyanya “What My Hands Doing” yang akhir-akhir ini menjadi viral di social media.

Pain Killer by Spasium feat. Romo Jack

 

  1. The Taable

The Taable adalah gerakan kreatif multidisipliner yang didirikan oleh Axel Oswith dan Amanda Kusai yang keduanya merupakan lulusan dari jurusan desain komunikasi visual. Dengan studio yang berbasis di Jakarta, Indonesia, mereka telah mengabdikan dirinya untuk arahan seni dan fotografi, dengan karya-karya juga di persimpangan seni dan desain. Didorong oleh gairah untuk budaya visual, The Taable berdedikasi dalam mengubah sesuatu yang biasa menjadi sesuatu yang jauh dengan interpretasi cerdas, cerdik dan kreatif. Dengan gaya yang sangat memperhatikan komposisi warna, ritme dan konteks, karya mereka mengeksplorasi duniawi dengan semangat absurd dan humor, yang menghadapkan dan menghidupkan yang terlupakan, mengundang pemirsa untuk mempertanyakan dan berspekulasi mengenai apa yang mereka lihat dan alami.

Bread Pitt by Spasium feat. The Taable

 

Nah bagaimana? Apakah anda sudah mendapat inspirasi dari seniman-seniman di atas? Jangan takut untuk berkarya, ciptakan karya-karya baru yang unik dan berbeda. Selain itu karya-karya seniman di atas juga tersedia dalam bentuk wall art untuk dikoleksi, dan juga dapat digunakan untuk menghias interior rumah / kantor. Kunjungi www.spasium.com untuk informasi lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *