Artist

March 13, 2017

Melalui Kamera Analog Ridha Menemukan Bakatnya..

Tags: , , ,

Ridha Aditya Nugraha menekuni fotografi sejak tahun 2008, ketika itu dia menemukan kamera analog tua saat membongkar gedung. Sejak saat itu ia mulai menekuni petualangannya dalam bidang fotografi serta mencoba untuk bereksperimen. Yang pada akhirnya memperkenalkan Ridha pada genre street photography dan dunia black and white photography. Bahasa tubuh atau gesture manusia terasa sangat elok untuk diabadikan, apalagi jika dipadukan dengan arsitektur atau atmosfir yang mendukung. Pengalaman inilah yang melatarbelakangi berbagai karya Ridha yang sebagian disajikan di SPASIUM.

Sebagai penganut genre street photography , tentunya salah satu orang yang menjadi inspirator utama Ridha adalah Henri Cartier-Bresson. Hidup di era digital, dia beruntung dapat mengenal beberapa karya di genre street photography amatir seperti Lukas Zen, Capt. Morgan, Edas Wong, Taey Kittipong, Nakarin Teerapenun, F.D. Walker, Homer Harianja, Afandi Agoes, dan Justin Sainsbury pada medium Flickr. Berkat merekalah, perspektif karyanya menjadi lebih luas.

Pengalaman yang terasa paling seru adalah ketika Ridha Aditya Nugraha mengambil foto di Jerman dan mengingat privasi yang begitu dijunjung tinggi di Jerman; dan perang melawan kartel narkoba yang didengungkan di Meksiko. Suatu ketika dia pernah dihampiri tentara Meksiko akibat gerak-gerik yang mencurigakan dan diminta memperlihatkan hasil foto yang diambil.

Pelajaran berharga untuk lebih ‘tidak terlihat’ atau invisible ketika memotret diperoleh dari pengalaman di kedua negara tersebut.

In Melbourne 1 by Spasium feat. Ridha Aditya

Berada ditengah lautan manusia tanpa terlihat adalah suasana paling ideal untuk berkarya; apalagi ketika pencahayaan mendukung dengan menghasilkan pola-pola bayangan tertentu. Hidup di era digital, dia beruntung dapat mengenal beberapa karya di genre street photography..

Beberapa karya Ridha Aditya tersedia dalam bentuk wall art / hiasan dinding dan dapat Anda lihat di SPASIUM. Beberapa karya lain di Spasium yang ia sukai diantaranya adalah :

  1. Fragment #1 – Adi Widiantara
  1. Kameoka Japan – Joshua Irwandi
  1. Yoga Dog – Joshua Buana
  1. Sleepless Generation – Sanchia Hamidjaja
  1. Bandung – Thufeil
  1. Berd – Ryan Ibee
  1. Fold – Natisa Jones

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *